OKESULTRA.COM, KENDARI – Nelayan dengan skala kecil di Sulawesi Tenggara (Sultra) ternyata punya peran penting bagi hasil tangkapan ikan.

Tak tanggung – tanggung, sekitar 96 persen hasil tangkapan ikan yang ada di Sultra setiap tahunya berasal dari tangkapan nelayan dengan skala kecil.

“Iya benar, produksi ikan kita juga sekitar 70 persen dari mereka (nelayan skala kecil),” kata Kepala Dinas (Kadis) Perikanan dan Kelautan, Pemprov Sultra, Askabul Kijo, kepada wartawan, Selasa (26/2).

Ia menjelaskan, dari 203.000 ton produksi ikan pertahun di Sultra, sekitar 140.000 ton berasal dari nelayan dengan skala kecil.

“Untuk itu, kami sedang melakukan rencana pengelolaan perikanan skala kecil di daerah Provinsi Sultra tahun 2019 – 2023,” sambungnya.

Untuk itu, kata dia, dalam rangka mewujudkan pengelolaan perikanan skala kecil yang lestari dan produktif untuk peningkatan ekonomi masyarakat pesisir di Sulawesi Tenggara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan didukung Rare Indonesia akan menyelenggarakan pertemuan konsultatif kedua sebagai salah satu tahapan dalam penyusunan dokumen Rencana Pengelolaan Perikanan Tangkap Skala Kecil (RPPTSK).

Tujuan dari pertemuan konsultatif ini adalah untuk mendapatkan masukan
atau tanggapan dari pemangku kepentingan terhadap draft Dokumen Final.

Rencana RPPTSK Provinsi Sulawesi Tenggara, yang merupakan dokumen
implementatif dari Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
(RZWP3K) Provinsi Sulawesi Tenggara 2018 – 2038.(waa).


Tulis Komentar Anda Disini