OKESULTRA.COM, KENDARI – Sejak terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu 28 November 2018 sekitar pukul 17.00 Wita di Hotel Kubra Kendari. Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), La Sidale hingga kini masih ditahan Kejaksaan.

Hingga 3 bulan berlalu sejak penangkapan, La Sidale belum juga disidangkan.

Kasi Intel Kejari Kendari, Wilman, saat dikonfirmasi wartawan di kantornya, Jumat (1/2/2019) soal belum dilimpahkannya La Sidale ke Pengadilan, ia menjelaskan bahwa saat ini masih dalam proses di penyidik.

Mengenai tenggat waktu penahanan, kata dia, sudah diatur dalam KUHP.

“Untuk penanganan perkara itu, sudah ada diatur dalam KUHP batas tenggang waktu penahanan, jadi dari penahanan pertama sampai dengan pelimpahan ke Pengadilan itu sudah ada aturannya semua, sudah ada aturanya 20 hari (ditahan), 40 hari dan seterusnya,” jelas Wilman.

“Jadi batasannya ya seperti itu. Kalau penyidik mengatakan belum lengkap berkasnya dan belum siap dilimpahkan ke Pengadilan, tapi ada batasan waktunya, sampe batasan waktu itulah akan dilimpahkan ke Pengadilan,” sambungnya.

Ia juga mengatakan, jika hingga saat ini La Sidale belum dilimpahkan ke Pengadilan, berarti belum melebihi batas waktu penahanan.

“Kalau dilimpahkan ke Pengadilan berarti belum melebihi batas waktunya, kalau melebihi batasan waktunya, orang itu bebas demi hukum, buktinya orangnya masih ditahan kan,” katanya.

Saat ditanya apakah akan ada tersangka baru dalam kasus itu, Wilman belum mau berkomentar

“Saya belum bisa jawab itu, karena itu dikembalikan ke penyidiknya. Apakah ada alat bukti atau tidak, atau minimal ada dua alat bukti untuk ditetapkan tersangka lain,” tutupnya. (waa).


Tulis Komentar Anda Disini