OKESULTRA.COM, KENDARI – Pemilihan Umum Serentak tidak lama lagi akan segera digelar. Hajatan pesta rakyat lima tahunan tersebut rencananya akan digelar pada 17 April 2019 mendatang.

Pihak keamanan dalam hal ini Polri dan TNI semakin bersiap diri. Pekan lalu, 52.000 personel gabungan TNI dan Polri menggelar apel pengamaman Pemilu di Monas, Jakarta.

Tak hanya di tingkat pusat, di tingkat daerah pun kesiapsiagaan itu terus dipersiapkan. Kodim 1417/Kdi misalnya, menggelar Apel Danramil dan Babinsa pada Senin (3/12) di Makodim 1417/Kdi. Kegiatan ini, selain sebagai evaluasi kinerja tahunan, khusus tahun ini juga sebagai salah satu kesiapan dalam menghadapi Pemilu 2019.

“Untuk penekanan khusus di apel Babinsa dan Danramil 2018 ini penekanannya adalah satu berkaitan dengan netralitas dalam pelaksanaan kegiatan Pemilu 2019 dimana netralitas merupakan salah satu harga mati, artinya TNI kita semua berdiri diatas semua golongan kita akan berusaha sekuat tenaga untuk mensukseskan pesta demokrasi tersebut,” ucap Dandim 1417/Kdi, Letkol CPN Fajar Wijaya.

Fajar mengatakan, kesuksesan Pemilu 2018 sangat menentukan hidup matinya perjalanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga, semua pihak diharapkan dapat membuat Pemilu 2019 berjalan aman dan lancar.

Selain itu, lanjutnya, sesuai perintah Presiden, TNI diminta harus segera mengidentifikasi perkembangan idelogi komunis di Indonesia.

“Perintah kedua Presiden adalah identifikasi perkembangan ideologi komunis, dimana dan berapa jumlahnya, apa kegiatannya, siapa tokohnya, seperti itu,” imbuh Fajar.

Kemudian, berkaitan dengan radikalisme dan politik identitas yang kian santer terhadi dewasa ini. Ada masalah dengan SARA (suku, agama, ras dan antar golongan) yang juga menjadi isu yang harus diantisipasi dengan baik.

“Saya sudah perintahkan kepada para Babinsa dan seluruh Danramil untuk mendata dimana kelompok radikal itu ada, berapa jumlahnya, apa kegiatannya siapa, tokohnya. Nah, kalau memang ternyata ada, kami akan laksanakan pendekatan-pendekatan deradikalisasi dengan cara persuasif karena bagaimana pun juga mereka adakah bangsa yang harus kita bimbing kembali kepangkuan NKRI,” tambahnya.

Untuk diketahui, Apel Danramil dan Babinsa merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan selama tiga hari dan digelar setahun sekali di setiap akhir tahun.

Jumlah Babinsa Kodim 1417/Kdi sendiri saat ini berjumlah 446 orang yang tersebar di 15 Koramil yang ada di Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan dan Kota Madya Kendari.(B)


Laporan: Ronal

Tulis Komentar Anda Disini