OKESULTRA.COM, KENDARI – Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, KPPBC TMP C Kendari mendorong masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) agar bisa mengekspor komoditas yang menjadi unggulan yang ada di Sultra.

“Kami sangat mendukung dan mendorong masyarakat Sultra ini bisa mengekspor komoditas unggulan Sulawesi Tenggara, sebab ekspor berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Kantor Bea dan Cukai Kendari, Denny Bernhard Parulian saat menjadi pembicara dalam kegiatan Focus Group Discusion (FGD) yang diadakan Kantor Bea Cukai Kendari di Swissbell Hotel Kendari, Rabu (5/12/2018).

Denny mengatakan, untuk menjadikan daerah Sulawesi Tenggara sebagai tempat administrasi ekspor bukan hal yang mudah. Bukan hanya peran pemerintah tapi juga kontribusi dari para pelaku usaha juga sangat dibutuhkan. Dengan visi dan semangat yang sama seluruh elemen yang terkait harus bersinergi.

“Kita saatnya kita ‘perang’, dalam artian perang meningkatkan ekspor komoditas unggulan Sultra,” kata Denny.

Denny juga sempat mengingatkan kembali tentang janji Gubernur Sultra, Ali Mazi yang ingin menjadikan Sultra sebagai daerah ekspor komoditi unggulan.

“Sekarang Bapak Ali Mazi sudah menjadi gubernur definitif Sultra, sewaktu debat kandidat beliau sempat berjanji akan menjadikan Sultra sebagai daerah ekspor, saatnya kita dukung beliau,” katanya.

Upaya Bea dan Cukai mendorong dan meningkatkan ekspor Sultra memang tak main main, sebelumnya pada bulan Mei 2018, Bea dan Cukai Kendari juga menginisiasi ekspor perdana komoditas kepiting Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sebanyak 200 kg Kepiting dari eksportir UD Dirza dimuat dari gudang kargo bandar udara untuk diterbangkan langsung ke Singapura.(A)


Laporan : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini