Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, SIK MPA. (Foto: Abidin/OKESULTRACOM).
Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, SIK MPA. (Foto: Abidin/OKESULTRACOM).
Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, SIK MPA. (Foto: Abidin/OKESULTRACOM).
Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, SIK MPA. (Foto: Abidin/OKESULTRACOM).

OKESULTRA.COM, BAUBAU – Pelaku penganiayaan terhadap Hamsah Muslihi (32) dengan menggunakan senjata tajam berupa parang, kini telah diamankan oleh pihak Kepolisian Resor Baubau. Pelaku diamankan di Bonebone bersama beberapa orang lainnya.

Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam saat dijumpai, Kamis (16/08) mengungkapkan, setelah terjadinya konflik terakhir di Bone-Bone dan Tarafu, ia memimpin langsung penyisiran untuk mencari pelaku penganiayaan.

Penyisiran usai konflik dilakukan di wilayah Bonebone, hingga didapati 26 orang oleh anggota gabungan yang melakukan penyisiran.

Dikatakannya lagi, dari 26 orang yang diamankan oleh pihaknya, ada salah seorang yang diindikasikan sebagai pelaku penganiayaan di Jalan Cakalang, Kelurahan Tarafu, Kecamatan Batu Poaro, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

“Sekarang pelaku lagi dalam proses pememeriksaan, setelah datanya dilengkapi, kami akan melakukan rilis,” ucap Daniel.

Dalam kasus ini, tidak ada motif yang bisa diterima dengan akal sehat, akan tetapi pelaku ini sedang dalam keadaan mabuk hingga memang sengaja untuk provokasi dan membuat kerusuhan.

“Saya akan mengambil tindakan tegas, bagi siapa saja pelaku yang akan mengganggu serta mengancam jiwa masyarakat Kota Baubau,” jelasnya.

Sementara itu, barang bukti yang digunakan oleh pelaku sedang dalam pencarian. Pihak kepolisian saay sedang melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku untuk menunjukkan dimana letak senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.


Laporan: Abidin

Editor: Ronal Fajar

Tulis Komentar Anda Disini