OKESULTRA.COM, KENDARI – Sungguh malang nasib 12 ekor burung diantaranya 5 raja perling, 4 bilbong dan 3 perkici. Lima orang pemilik ketiga jenis burung ini berusaha menyelendupkannya keluar Kendari melalui bandara Haluoleo dengan cara yang tidak layak.

12 ekor burung ini dimasukan oleh pemiliknya kedalam botol air mineral. Tak hanya sampai disitu, untuk mengelabuhi petugas, burung-burung tersebut disembunyikan oleh pemiliknya di ketiak, selangkangannya, kaos kaki hingga saku pakaian.

Beruntung, usaha dari sang pemilik diketahui oleh petugas keamanan Bandara Haluoleo. Berawal dari kecurigaan melihat cara jalan dari pemilik, petugas memeriksa dan berhasil menemukan 12 ekor burung tersebut. Kelima pemilik ini akhirnya digelandang ke ruang kemanan Bandara Haluoleo.

Petugas Balao Karantina Pertanian (BKP) Kendari yang hadir di ruang pemeriksaan memastikan 12 ekor burung tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen karantina. Petugas juga memastikan 12 ekor burung tersebut bukan jenis yang dilindungi.

Atas aksinya tersebut, kelima pemilik mendapat pengarahan terkait tata cara melalulintaskan burung oleh petugas. Namun karena waktu penerbangannya sudah sangat mepet, 12 ekor burung tersebut ditinggal begitu saja oleh pemiliknya.

Kepala Seksi Karantina Hewan, drh. Agus Karyono sangat menyayangkan tindakan pemilik yang membawa burung dengan cara tersebut.

“Burungnya tidak termasuk yang dilindungi, jadi sebenarnya tidak masalah dilalulintaskan, asalkan dilaporkan dan diserahkan terlebih dahulu kepada petugas karantina untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan ” ujar Agus, sesaat sebelum menyerahkan burung tersebut kepada petugas Balai Konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) Kendari untuk dilepasliarkan ke habitatnya.

Laporan: Iwan

Tulis Komentar Anda Disini