OKESULTRA.COM, KENDARI – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data ekonomi bulan Oktober 2018. Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada Oktober 2018 naik jika dibandingkan dengan bulan September lalu. Hal itu disampaikan Kepala BPS Sultra, Mohammad Edy Mahmud pada Senin (3/12/2018).

“Tercatat nilai ekspor Sultra di bulan Oktober sebesar US$103,50 juta atau mengalami kenaikan sebesar 25,89 persen dibanding ekspor September 2018 yang tercatat US $ 82,21 juta,” ungkap Edy.

Sementara itu, lanjutnya, volume ekspor Oktober 2018 tercatat 951,94 ribu ton atau mengalami kenaikan sebesar 54,22 persen dibanding ekspor September 2018 yang tercatat 617,26 ribu ton.

“Total ekspor Sulawesi Tenggara Januari-Oktober 2018 mencapai 7.612,11 ribu ton atau senilai US $ 868,52 juta,” imbuhnya.

Nilai impor Sulawesi Tenggara pada Oktober 2018 tercatat US $ 99,21 juta atau mengalami kenaikan sebesar 138,03 persen dibanding impor September 2018 yang tercatat US $ 41,68 juta.

“Sementara volume impor Oktober 2018 tercatat 130,66 ribu ton atau mengalami kenaikan sebesar 227,30 persen dibanding impor September 2018 yang tercatat 39,92 ribu ton. Total impor Sulawesi Tenggara Januari-Oktober 2018 mencapai 911,80 ribu ton atau senilai US$654,84 juta,” tambah Edy.

Secara umum, angka inflasi di dua kota besar di Sultra, yakni Kendari dan Baubau naik tipis. Kendari mengalami inflasi sebesar 0,28 %, sedangkan Baubau sebesar 0,42 %.

“Secara nasional, dari 80 kota di Indonesia, 70 kota mengalami inflasi dengan angka tertinggi terjadi di Merauke sebesar 2,05% dan terendah Balikpapan sebesar 0,01%. Sementara deflasi terdalam terjadi di Medan dengan angka -0,64%,” pungkas Edy.(A)


Laporan: Ronal
Editor : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini