Kodim 1417 Kendari,
Bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala serta daerah terdampak lainnya di Sulawesi Tengah (Foto: Yusran/OKESULTRACOM)
Kodim 1417 Kendari,
Bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala serta daerah terdampak lainnya di Sulawesi Tengah (Foto: Yusran/OKESULTRACOM)

OKESULTRA.COM, KENDARI – Komando Distrik Militer (Kodim) 1417/Kendari menerima 23 ton lebih bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala serta daerah terdampak lainnya di Sulawesi Tengah.

“Jadi sampai di hari ketiga ini, kami sudah menerima 23 ton, masih ada 6 ton lagi dari Kabupaten Buton yang akan datang, sehingga estimasi saya sampai hari terakhir besok bisa mencapai 30 ton,” ungkap Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari, Letkol Cops Penerbangan TNI AD, Fajar Wijaya saat ditemui, Kamis (4/10)..

Bantuan logistik tersebut, lanjutnya, datang dari berbagai elemen, mulai dari Pemkot Kendari, Pemkab Konsel, Perbankan, PHRI Sultra, KKSS Sultra, SMA, SMP, dan lainnya.

“Jadi bantuan logistik itu sudah ada sembako, ada aqua, mie instan, pakaian anak-anak hingga dewasa, susu formula untuk bayi, ada popok bayi, perlengkapan wanita dan sebagainya,” jelas Fajar.

Untuk pendistribusian, lanjut dia, pihaknya sudah berkoordinasi ketat dengan kolonel PnB Danlanud Haluoleo Nana Reksmana untuk diberangkatkan melalui Pesawat Hercules dengan kapasitas Tonase 12 ton.

“Rencananya Sabtu (6/10) siang, menggunakan Pesawat Hercules  waktunya pukul berapa, Jumat malam baru diketahui,” katanya.

“Jumat malam setelah Magrib saya akan kerahkan 7 truk untuk membawa seluruh bahan makanan kita ke Lanud. Nanti saya sisakan 7 truk yang isinya penuh, itu nanti  akan dilepas oleh Pak Walikota Kendari,” tambahnya.

Ia menambahkan, karena kapasitas tonase Hercules terbatas hanya 12 ton, sehingga nanti akan diberangkatkan menjadi 2 atau tiga sortir.

Selain itu, kata Fajar, pihaknya juga tetap menyiapkan back up planning untuk mengantisipasi jika ada kendala pemberangkatan bantuan melalui angkutan udara.

“Jadi saya sudah bicarakan dengan bapak Walikota Kendari, Zulkarnain dan beliau menyampaikan ada Pelni yang siap berkerja sama menyiapkan satu kapal dengan kapasitas 80 ton,” katanya.

“Nah nanti itu akan kita pergunakan apabila ternyata ada permasalahan angkutan udara, artinya kita tetap perlu ada rencana cadangan untuk menyalurkan bantuan ke saudara-saudara kita yang ada di Palu dan Donggala,” pungkasnya.


Laporan: Yusran

Tulis Komentar Anda Disini