OKESULTRA.COM, KENDARI – Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memanggil beberapa perusahan tambang di bumi Anoa yang diduga melakukan ilegal mining untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Salah satu perusahan tambang yang hadir dalam RDP tersebut yakni PT Waja Inti Lestari (Wil), pasalnya perusahaan tambang tersebut diduga melakukan ilegal mining, namun hal tersebut ditepis langsung oleh Bidang Hukum dan Kehumasan PT. WIL, Alvian Pradana Liambo SH, MH.

“Sejauh ini aktivitas yang dilakukan PT Wil telah sesuai dengan aturan yang berlaku, soal administrasi kami lengkap semua,” ungkap Alvian saat ditemui usai RDP di DPRD Sultra, Selasa (26/11/2019).

Terkait tuntutan teman-teman pendemo, lanjut pria yang akran disapa Cikal ini, masih menggunakan modus praduga tak bersalah, namun pihaknya sangat mengapresiasi tindakan teman-teman pendemo dalam mengingatkan PT Wil.

“Tuntutan mereka masih abu-abu, karena subtansinya belum jelas apa kesalahan kami, tapi itu sangat kita hargai sebagai teguran untuk perusahaan agar tidak melanggar aturan yang berlaku,” jelasnya.

Walaupun RDP tersebut akan dijadwalkan kembali, Alvian tetap optimis dan sangat siap untuk memberikan hak jawab terkait tuntutan-tuntutan yang dilayangkan kepada PT Wil.

“Yang jelas PT Wil telah melakukan aktivitas pertambangan sesuai dengan aturan yang berlaku, dan PT Wil telah lengkap secara administrasi,” terangnya.

Laporan: Iwan

Tulis Komentar Anda Disini

loading...