OKESULTRA.COM, KONUT – Warga Waturambaha, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara (Konut) meminta agar aparat penegak hukum segera menghentikan aktifitas pertambangan yang dilakukan oleh PT Konnikel Mitra Jaya (PT KMJ), karena diduga telah melakukan aktifitas pertambangan secara ilegal.

“Masyarakat Waturambaha Konawe Utara, meminta kepada pemerintah terkait dan aparat hukum untuk tuntaskan persoalan aktifitas penambangan nikel ilegal yang dilakukan perusahaan PT KJM, kami juga meminta agar perusahaan tersebut di tutup,” kata perwakilan masyarakat Waturambaha yang tergabung dalam Koalisi Suara Rakyat Pesisir Lasolo Kepulauan, Ardiansyah.

Menurut Ardiansyah, PT KMJ sangat jelas telah melakukan pelanggaran hukum karena tidak memiliki IUP, tidak ada Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dan juga aktifitas penambangan yang dilakukan tidak memiliki AMDAL serta tidak memiliki SKAB (Surat Keterangan Asal Barang), bahkan tidak miliki surat izin pelabuhan khusus (Pelkhus).

Ardiansyah yang mewakili masyarakat waturambaha juga meminta kepada aparat hukum untuk melakukan menyegelan terhadap perusahaan tambang PT KMJ dan segera menghentikan segala bentuk aktifitasnya.

“Berharap langkah ketegasan aparat hukum dan pemerintah terkait karena perusahaan tersebut sangat jelas merugikan daerah Konawe Utara khususnya Desa Waturambaha,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun Okesultra.com, warga Waturambaha melakukan aksi pemblokiran jalan milik PT KMJ sejak Minggu, 25 November 2018 hingga saat ini.

Laporan : WAA

Tulis Komentar Anda Disini