Ramadan, mahasiswa Fakultas Hukum USN yang melaporkan Dekannya ke Polisi (foto: Inal/Okesultra.com)

OKESULTRA.COM, KOLAKA – Dugaan pemalsuan dokumen dalam lampiran Surat Pemberitahuan Skorsing yang dilayangkan kepada Ramadan, seorang mahasiswa USN Kolaka akhirnya masuk ke ranah hukum.

Dekan Fakultas Hukum Universitas USN Kolaka, Yahyanto telah dilaporkan oleh Ramadan, mahasiswa Fakultas Hukum USN semester 8, karena diduga telah melakukan pelanggaran pidana dalam bentuk pemalsuan dokumen.

Novriandi Paundanan, penyidik pembantu Polres Kolaka yang menangani kasus tersebut membenarkan adanya aduan yang diterima oleh pihak Kepolisian Resor Kolaka.

“Sebelumnya kami sudah menerima aduan terkait dugaan pemalsuan dokumen itu dan hari ini terlapor sudah memenuhi panggilannya untuk dimintai keterangan,” ucap Novriandi saat dihubungi via telepon selulernya pada Jumat (02/08/2018).

Novriandi menambahkan, Yahyanto bersama Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Riezka Eka Mayasari dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus tersebut.

“Baik Yahyanto maupun Riezka Eka Mayasari keduanya adalah sebagai saksi dan sudah kami mintai keterangannya, selanjutnya kami juga akan memanggil beberapa dosen dan pihak keuangan daro USN,” imbuh Novriandi.

Sementara itu, Ramadan yang dihubungi via telepon selulernya menyebut bahwa dirinya telah mepersiapkan alat bukti atas kasus yang telah diadukannya tersebut.

“Saya sebelumnya sudah melaporkan hal itu dan semua bukti-bukti telah saya persiapkan,” ucap Ramadan.

“Saya meminta agar aparat kepolisian untuk segera melakukan langkah-langkah hukum terkait dugaan pemalsuan dokumen itu, sehingga hukum bisa ditegakkan tanpa pandang bulu,” pungkas Ramadan.


Penulis: Inal
Editor: Ronal Fajar

Tulis Komentar Anda Disini