Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Muna Barat, Ir La Djono (Foto : Sultrakinicom)
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Muna Barat, Ir La Djono (Foto : Sultrakinicom)

OKESULTRA.COM, MUBAR – Sesuai dengan visi dan misi Bupati Muna Barat untuk mewujudkan Masyarakat Muna Barat yang Sejahtera, Demokratis, Produktif dan Berdaya Saing dengan Dilandasi Nilai-Nilai Religius.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Muna Barat (Mubar) selama tahun 2017 telah melakukan berbagai upaya yang terfokus terwujudnya visi misi tersebut.

Salah satunya, pada program pengembangan perikanan usaha budi daya dan perikanan tangkap serta pengadaan mesin pompa tambak 8 unit, pengadaan keramba jaring tancap budi daya ikan laut 3 unit, pengadaan budidaya rumput laut 5 paket, budidaya ikan bandeng 1 paket dan budidaya ikan lele 3 paket.

“Program itu sudah kami lakukan di tahun 2017,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Mubar, Djono kepada Okesultra.com di ruang kerjanya, Jumat (18/05/2018).

Selanjutnya, DKP Mubar di awah komando Djono juga telah menjalankan program pengembangan perikanan tangkap pengadaan bubu rajungan 200 buah, pengadaan serok 3 unit, pengadaan pancing rawai 12 unit, pengadaan jaring gae 10 Piece, pengadaan jaring 1000 piece, pengadaan mesin katinting 15 unit, pengadaan kapal penangkap ikan ukuran kecil beserta alat tangkap sebanyak 13 unit,

“Selai itu, kami juga laksanakan program pengembangan lingkungan pemukiman nelayan, kegiatannya rehabilitasi hutan mangrove 2 paket, pembangunan transplantasi terumbu karang 2 paket,” sambungnya.

“Ad juga program pengembangan budi daya perikanan seperti pengadaan mesin pompa tambak, pengadaan rumput laut 5 paket, budi daya ikan bandeng 1 paket, budi daya ikan lele dan pengadaan KJT 3 unit,” sambungnya.

Djono menjelaskan, pengadaan seluruh program DKP Itu mengunakan APBD dengan jumlah anggaran Rp 5.755.424.000. ditambah dengan SILPA (sisa anggaran) 2016 sebesar Rp1.164.950.000. Sehingga 2017 total anggaran yang dikelola DKP sebesar Rp 6.920.374.000.

Untuk 2018 ini,kata Djono, DKP masih akan melaksanakan dan melanjutkan program 2017. Ia mengatakan, pada prinsipnya DKP Mubar fokus pada pengembangan perikanan usaha budi daya dan perikanan tangkap.

“Untuk anggaran 2018 ini meningkat sebesar Rp6.853.427.336 yang bersumber dari APBD. Anggaran itu naik, karena banyaknya masukan serta saran dan ajuan masyarakat pada saat Musrembang,” ungkapnya.

“Bantuan yang kami berikan itu tersebar diseluruh Mubar baik daerah pesisir maupun pulau. Dengan tujuan agar mereka bisa mengunakan alat bantuan itu dengan sebaik-baiknya. Saya berharap ada perubahan saat sebelum mendapatkan bantuan den sesudah mendapat bantuan, jangan stagnan,” tutupnya.

Laporan : Dennis
Editor : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini