Aktifitas relawan saat evakuasi gempa bumi di kota Palu. (Foto: Istimewa).
Aktifitas relawan saat evakuasi gempa bumi di kota Palu. (Foto: Istimewa).
Aktifitas relawan saat evakuasi gempa bumi di kota Palu. (Foto: Istimewa).
Aktifitas relawan saat evakuasi gempa bumi di kota Palu. (Foto: Istimewa).

OKESULTRA.COM, PALU – Sejumlah daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa dini hari (9/10/18) kembali kedatangan tamu tak diundang, rentetan getaran kembali mengoyang Donggala, kota Palu, hingga ke Poso.

Info yang diperoleh dari akun resmi twitter BMKG menyebutkan gempa terjadi pada pukul 05:03:28 WITA, wilayah Donggala diguncang gempa 4,2 Magnitude dengan episenter 0.87 LS 119.94 BT, pusat gempa berada di darat 51 km tenggara Donggala dengan kedalaman 9 Km.

Poso pun tak luput dari guncanagan, gempa 4.8 Magnitude sekitar pukul 04:59 WITA, dengan kedalaman 10 km, pusat gempa berada di darat 37 Km barat Poso.

Kemudian, kota Palu gempa berkekuatan 5,2 skala Ricther (SR) sekitar pukul 05.15 WITA. Gempa itu membuat warga terbangun dan keluar dari tenda pengungsian.

“Gempa, gempa, keluar-keluar” ucap salah satu warga sambil berteriak meminta pengungsi keluar dari tenda.

Menurut BMKG, lokasi gempa terletak sekitar 5 km arah timur laut Palu, dengan kedalaman 10 km. Pusat gempa berada di 5 km timur laut Palu di kedalaman 10 Km. Dalam akun tersebut juga dituliskan gempa tidak berpotensi menyebabkan tsunami dan dihimbau masyarakat agar tidak panik.

“Pusat gempa berada di darat 5 km Timur Laut Palu, Kedalaman:10 Km Dirasakan #BMKG,” tulis akun Twitter BMKG.

Pantauan di lokasi, gempa tersebut terasa sekitar 10 sampai 20 detik, setelah getaran berhenti warga tetap berada di luar khawatir ada gempa susulan.

Sejumlah centra aktifitas penanganan bencana seperti bandara Mutiara SIS Al-Jufrie dan Makorem 132/Tadulako sejumlah personel sudah mulai melanjutkan rutinitas kegiatannya dan sampai berita ini diturunkan belum ada laporan kererusakan akibat gempa tersebut.


Laporan: Andise SL

Tulis Komentar Anda Disini