OKESULTRA.COM, KENDARI – Aksi cabut keris yang dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Andi Firman saat Rapat Dengar Pendapat (DRP), disayangkan sejumlah anggota DPRD Bombana. Salah satu yang sangat menyayangkan aksi itu adalah Heryanto.

Politikus Partai Golkar ini mengatakan baru kali ini ada kejadian di Bombana seorang pimpinan DPRD mengganti palu sidang dengan keris.

“Baru kali ini ya, ada seorang Ketua DPRD Bombana yang mengganti palu sidang dengan keris,” kata Haryanto kepada Okesultra.com, Selasa (8/1/2019).

Haryanto mengatakan telah melaporkan hal tersebut ke Polres Bombana. Ia menitik beratkan pada tindakan ketua DPRD yang membawa dan menguasai senjata tajam.

“Membawa senjata tajam kan bisa dijerat dengan undang-undang darurat, kami sudah laporkan kemarin,” katanya.

Heryanto juga mengatakan, apa yang dilakukan seorang pimpinan DPRD Bombana itu sangat merusak citra DPRD.

Sebelumnya, RDP yang digelar DPRD Bombana pada Senin (7/1/2019) ricuh. Sejumlah orang yang tak berkepentingan masuk keruang rapat. Sebelum ricuh, ketua DPRD Bombana juga sempat mencabut keris dan mengacungkan ke anggota dewan lainnya.

Heriyanto yang juga ada dalam rapat itu mengaku semoat jadi korban pelemparan.(waa/a)


Tulis Komentar Anda Disini