posting makanan di sosial media
Ilustrasi (Foto: thejakartapost.com)
posting makanan di sosial media
Ilustrasi (Foto: thejakartapost.com)

OKESULTRA.COM, KENDARI – Perkembangan teknologi pada era milinial saat ini tidak bisa dibendung kehadirannya di tengah-tengah kehidupan. Ini membuat siapa saja yang melek teknologi akan mengabadikan setiap momen yang ada.

Terkait dengan fenomena unggah foto di media sosial ini penjelasan salah satu Imam Masjid Raya Al Kautsar Kendari, H. La Enre, LC. Al-Hafiz.

“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

“Dalam hadist Nabi ada hadist yang tentang meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat, hal ini terkait dengan fenomena medsos, orang yang pegang gadget waktunya tersita hanya main facebook dan whatsapp alangkah baiknya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat seperti membaca Al Quran,” ungkap Ustadz La Enre kepada Okesultra.com.

Beliau menjelaskan tidak ada manfaat dari memposting foto dan meski kita tidak ada yang melarang memposting foto makanan di media sosial bahkan di Islam tidak ada dalil yang jelas membahas hal tersebut, beliau menyarankan untuk menghindari hal-hal yang tidak bermanfaat apalagi memiliki niat untuk pamer dan sombong ini akan menjadi riya.

“Intinya melihat dan memposting foto makanan itu sia-sia bahkan mengarahkan kepada keburukan jika niatnya untuk pamer apalagi di bulan puasa, alangkah baiknya dikurangi dulu,” tutupnya.


Laporan : Andise

Tulis Komentar Anda Disini