OKESULTRA.COM, KENDARI – Warga Desa Teluk Lasongko, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Muhammad Ismail kecewa berat dengan pelayanan Kepolisian Sektor (Polsek) Lakudo. Bagaimana tidak, laporan kasus perzinahan sang Istri, Salmina dengan laki-laki bernama La Ludi hingga kini belum ada penyelesaian.

Padahal, Ismail telah melaporkan kasus perzinahan ini sejak 28 Agustus 2018 dan telah diterima pihak Polsek dengan Laporan Polisi (LP) VIII/2018/SPK SEK Tanggal 28 Agustus 2018.

Kepada wartawan di Kendari, Ismail mengaku sudah 5 kali bolak balik ke Polsek Lakudo untuk menanyakan perkembangan kasusnya namun juga tak di respon.

Tak hanya di Polsek Lakudo, untuk menuntut keadilan, Ismail juga mengaku sudah 5 kali mendatangi Polres Bau-Bau untuk mengadukan laporannya di Polsek Lakudo. Namun sayang, hasilnya nihil, laporanya juga tak kunjung ada titik terang.

Hatinya semakin perih, kala mendengar kabar bahwa Salmina yang masih menjadi istri sahnya itu sudah tinggal serumah dengan La Ludi.

“Dia (Salmina) masih istri sah saya, belum ada keputusan pengadilan tentang perceraian, tapi dia sudah tinggal serumah dengan La Ludi,” kata Ismail.

Tak berhenti disitu, Ismail juga mengatakan telah mendatangi Polda Sultra sebanyak 5 kali untuk menuntut keadilan hukum. Namun hingga kini juga laporanya tak ada perkembangan, La Ludi dan Istrinua yang ia laporkan itupun masih asik berdua, serumah.

Kasus perzinahan itu terkuak saat ia masih berada di Papua untuk berkerja. Ismail menerima informasi dari Ketua RT sekitar bulan Juli 2018 bahwa istrinya Salmina tertangkap oleh warga sedang berhubungan intim dengan seorang laki laki bernama La Ludi. Saat itu juga istrinya langsung diajak ke rumah orang tua La Ludi.

Beberapa hari kemudian La Ludi datang ke rumah orang tua Salmina dengan maksut membayar adat (Mahar) yang disaksikan tokoh adat dan Ketua RT.

“Saya dapat kabar perzinahan itu waktu saya masih kerja di Papua. Setelah itu saya pulang dan langsung melaporkan perzinahan itu,” tutupnya.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenthard SIK yang dikonfirmasi Okesultra.com membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, laporan tersebut akan segera di tindak lanjuti.

“Intinya, kasus tersebut akan segera ditindak lanjuti,” singkat Harry.

Laporan : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini