OKESULTRA.COM, KENDARI – Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Tenggara (Sultra) Jaffray Bittikaka meminta otoritas terkait membuat terobosan baru untuk menangani sampah plastik. Perlu adanya upaya nyata agar sampah plastik dikelola menjadi sumber energi dan tak menjadi ancaman bagi biota laut.

“Pemerintah harus segera membuat terobosan dalam mengelola sampah plastik. Selain itu, rencana dan aksi pemerintah antara lain pengembangan bio-plastic dari singkong dan rumput laut, serta pengelolaan sampah menjadi energi harus dilakukan segera,” kata Jaffray ketika dihubungi, Rabu (28/11/2018).

Pernyataan ini disampaikannya menyusul dampak buruk akibat pembuangan sampah plastik secara sembarangan di lautan yang mengancam perkembangbiakan biota laut.

Sebagaimana ditemukannya seekor bangkai paus di sekitar Pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara akibat menelan 6 kilogram sampah yang terdiri dari berbagai jenis sampah plastik. Termasuk, matinya beberapa penyu di perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu setelah menkonsumsi sampah plastik.

Inovasi-inovasi itu, lanjut Jaffray, sebaiknya dibarengi dengan keterpaduan antara peraturan dan aplikasi pengelolaan sampah plastik di lapangan. Sebab, menumpuknya limbah plastik menjadi suatu ancaman yang perlu diwaspadai bersama-sama.

“Dengan ancaman yang terus meningkat tentu harus ada upaya yang dilakukan. Melalui penanganan yang terintegrasi, baik dari tataran kebijakan hingga pengawasan implementasi kebijakan penanganan sampah plastik, khususnya sampah plastik di laut,” jelasnya.

Selain upaya dari pemerintah, dia meminta masyarakat ikut berperan aktif dalam menangani sampah plastik. Caranya dengan mengurangi pemakaian plastik dan tidak membuang sampah plastik sembarangan, apalagi ke laut.

“Pengurangan penggunanan plastik sekali pakai dalam setiap kegiatan. Intinya masyarakat jangan membuang sampah limbah plastik seenaknya,” tuturnya.


Editor : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini