Demo massa di Mapolda Sultra menuntut Kapolda bertanggung jawab atas kematian Bripda Fatur (foto: Onno/Okesultra.com)

OKESULTRA.COM, KENDARI – Tewasnya Bintara baru Polda Sultra, Bripda Muhammad Fathurrahman Ismail ditangan seniornya, membuat banyak masyarakat menuntut pertanggungjawaban para pimpinan di Polda Sultra.

Massa aksi yang tergabung dalam Pemuda Pemerhati Hukum Sulawesi Tenggara (PPH Sultra) meminta Kapolda Sultra, Brigjen Pol Iriyanto bertanggungjawab penuh atas kejadian tersebut.

Pengunjuk rasa juga meminta agar penanganan kasus ini dilakukan secara transparan, prosedural dan profesional. Karena kedua oknum polisi yang melakukan penganiayaan kepada juniornya hingga tewas, tentunya ini sudah merusak citra kepolisian di mata masyarakat Sultra.

Azzi Tumada selaku penanggung jawab gerakan mengatakan, aksi dua oknum polisi yang bertugas di Polda Sultra itu tidak menunjukan sikap sewajarnya dan tidak sepatutnya ditiru oleh polisi lainnya.

“Kapolda Sultra, harus bertanggungjawab. Kedua oknum polisi itu perlu diberi sanksi tegas kalau perlu memecat keduanya,” ucap Azzi saat berunjuk rasa pada Selasa (18/9) di depan Mapolda Sultra.

“Polisi ini kan sebagai penegak hukum, perlu adanya sanksi tegas kepada dua oknum polisi yang melakukan penganiayaan pada juniornya hingga meninggal dunia,” imbuhnya.

Menurut Azzi Tumada, terkait kasus ini seharusnya polisi menggunakan pasal 355 KUHP karena unsur dan motifnya sudah jelas, tewasnya Bripda Faturrahman berawal dari cemburu sehingga terjadi tindakan penganiayaan.

“Menurut kajian kami, penganiayaan yang dilakukan sudah ada unsur perencanaan, tetapi Propam Polda Sultra hanya menggunakan pasal 351 subsider pasal 354 KUHP,” kesalnya.

Azzi Tumada melanjutkan, jika masalah ini tidak diusut tuntas atau dibiarkan begitu saja, masyarakat akan menjadi ketakutan karena penegakan hukum oleh kepolisian dinilai sudah rusak.

“Pelakunya harus diberikan sanksi seberat-beratnya, agar kejadian ini terulang kembali,” tutupnya.


Penulis: Onno

Editor: Ronal

Tulis Komentar Anda Disini