Kasus Dugaan Korupsi ADD di Wakatobi Mangkrak, Pelapor: Polisi Masuk Angin

220
Anggaran Dana Desa Longa yang dilaporkan ke Polres Wakatobi namun mangkrak (foto: Inal/Okesultra.com)

OKESULTRA.COM, KENDARI – Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang Kota Kendari, Jum’at siang (03/08/2018), menyambangi Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara.

Hal itu bertujuan untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa Desa Longa, Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, Sultra tahun anggaran 2015.

Iqbal, sekretaris LKBHMI mengatakan, dugaan tindak pidana korupsi ADD yang dilakukan mantan Kades Longa sudah dilaporkan sejak Februari 2016 di Polres Wakatobi, namun sampai dengan hari ini tidak ada kejelasan mengenai perkembangan kasus tersebut.

“Warga sudah melapor sejak 2016, tapi sampai hari ini tidak ada kejelasan penyelesaian kasus dari Polres Wakatobi, makanya kami datang ke Polda meminta Polda menayakan kepada Polres Wakatobi sudah sejauh mana perkembangan kasus ini, apabila Polda tidak menindaklanjuti, maka kami akan ke Mabes Polri untuk melaporkannya,” ucap Iqbal.

Iqbal menambahkan, dari data yang dihimpun pihaknya, bukti korupsi ADD yang diduga dilakukan mantan Kades Longa sebenarnya sangat kuat.

Iqbal menduga Polres Wakaobi sudah kemasukan angin sehingga tak kunjung menyelsaikan proses penyelidikan dan penyidikan kasus ini.

“Seharusnya dengan bukti yang sudah ada kasus ini cepat diproses, tapi sudah bertahun-tahun kasus ini mandek di Polres Wakatobi, makanya kami minta Polda turun tangan karna kami duga kuat Polres Wakatobi sudah masuk angin,” tutup Iqbal.


Penulis: Inal
Editor: Ronal Fajar