Ketum HIPMI Sultra Jadi Tersangka Penipuan di Polda Sulsel
Surat Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan tentang status tersangka Hamka Hasan, dan dimulainya penyidikan (Foto: Dok. Tribunnews.com)

OKESULTRA.COM, MAKASSAR – Ketua Umum (Ketum) Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Hamka Hasan dilaporkan oleh warga Makassar, Andi Sarman dengan tuduhan penipuan dan penggelapan.

Laporan Andi Sarman ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan Surat Tanda Terima Laporan Kepolisian Nomor: STTLP/161/IV/2017/SPKT. Dan kemudian telah disampaikan surat ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan sejak 20 April 2017 tentang status tersangka Hamka Hasan, dan dimulainya penyidikan dengan nomor A.3/52/IV/2017Ditreskrimum.

Seperti dikutip dalam laman tribunnews.com, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan bahwa kasus ini masih dalam penanganan Polda Sulsel, tetapi Dicky belum mengetahui detil perkembangan laporan kasus tersebut. “Saya cek dulu laporannya dan informasi terkini akan disampaikan secepatnya,” kata Dicky, Rabu (12/9/2018).

Hamka Hasan merupakan pemilik PT Hamka Mandiri Investama (HMI) dan PT Alwaled Jaya Perkasa yang melakukan kerja sama bisnis dengan Andi Sarman. Namun belakangan Andi Sarman mengaku ditipu dengan kerugian pokok mencapai Rp. 7,5 miliar.

“Saya percayakan sepenuhnya kepada polisi untuk menyelesaikan kasus ini. Mudah-mudahan bisa selesai secepatnya,” kata Sarman saat dikonfirmasi, Rabu (12/9/2018).

Seperti diketahui Hamka Hasan adalah Ketua Umum terpilih HIPMI Sultra yang mengalahkan lawannya Sucianti Suaib Saenong pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-X BPD HIPMI Sultra, Januari 2018 lalu.


Laporan: Indra M

Tulis Komentar Anda Disini