Sekretaris KNPI Bombana, Agustamin Saleko. (Foto: Istimewa).
Sekretaris KNPI Bombana, Agustamin Saleko. (Foto: Istimewa).

OKESULTRA.COM, RUMBIA – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bombana menilai Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Bombana tidak serius menangani dugaan pelanggaran kode etik anggota DPRD Bombana.

Sekretaris DPD KNPI Bombana, Agustamin Saleko menjelaskan bahwa pihaknya pernah mengirimkan surat aduan kepada Badan Kehormatan DPRD Bombana denan surat bernomor 001/DPD-KNPI/I/2019 tertanggal 13 Januari 2019 lalu untuk segera melakukan Sidang Kode Etik kepada seluruh anggota DPRD Bombana yang terlibat dalam kisruh dan menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran kode etik anggota.

“Kami sudah bersurat pertanggal 13 Januari, dan kami pikir sudah cukup waktu untuk sekiranya kami bisa mendapatkan jawaban mengenai tindak lanjut atas aduan kami,” jelas Agustamin.

Lanjut Agustamin, hari ini (31/1/2019) pihaknya kembali melayangkan surat bernomor 006/DPD/KNPI-BOMBANA/I/2019 untuk meminta hasil tindak lanjut dari aduan sebelumnya. “Surat yang kedua ini meminta jawaban secara tertulis atas surat aduan sebelumnya,” jelasnya lebih rinci.

“Kami nilai Badan Kehormatan tidak serius menanggapi polemik kekisruhan ditubuh DPRD Bombana, karena sampai saat ini belum ada sidang kode etik yang digelar bahkan terkesan menutup-nutupi kejadian,” tandasnya.(ak/asl)


Tulis Komentar Anda Disini