OKESULTRA.COM, KENDARI – Calon Wakil Presiden (Cawapres), nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno berjanji akan menghentikan impor beras jika ia dan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan sandi saat wawancara eksklusif dengan Okesultra.com usai mengunjungi pedagang di Pasa Mandonga Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Jika kami terpilih nanti, utamanya adalah impor beras akan kami stop,” kata Sandiaga Uno.

Ia mengatakan, dengan adanya impor beras maka akan berdampak pada harga – harga beras lokal.

“Karena dengan adanya impor beras, harga harga bergejolak, dan itu akan menjadi komitmen kami (Stop Impor Beras),” sambungnya.

Sandiaga juga berjanji akan berkomitmen mengeluarkan kebijakan yang pro terhadap rakyat kecil apabila ia dan Prabowo terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

Sebelumnya, Sulawesi Tenggara memang kedatangan beras impor asal Thailand sebanyak 2.000 ton.

Dikutip dari laman Zonasultra.com, Badan Urusan Logistik (Bulog) Devisi Regional (Divre) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendatangkan beras impor dari Thailand sebanyak 2.000 ton.

Kepala Bidang OPS dan Pelayanan Publik Bulog Sultra Farid Nur menjelaskan, impor tersebut untuk menjaga ketersediaan bahan pokok beras di Bulog agar tetap terkendali.

Selain itu, alasan lain didatangkannya beras asal Thailand karena historisnya di bulan Januari, penyerapan Bulog Sultra terhadap beras selalu sedikit. Sehingga, kebijakan tersebut diambil untuk menjaga agar ketersediaan stok di gudang Bulog tetap terjaga.(A)


Laporan : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini