Suasana saat launching Klinik SN AL Kobar Health Center Kendari. (Foto: asl/OKESULTRACOM).

OKESULTRA.COM, KENDARI – Pelayanan kesehatan telah menjadi kebutuhan dasar bagi warga Sulawesi Tenggara pada umumnya dan Kota Kendari pada khususnya, tentunya dengan pelayanan prima dan tanpa ribet. hadirnya SN Al Kobar menjadi jawaban, dengan layanan home care melalui praktik mandiri berkelompok hanya dengan aplikasi mobile.

SN Al Kobar Health Center sebenarnya telah hadir di Kendari sejak 10 september 2018 lalu, namun baru dilauncing secara resmi pada Minggu (13/1/2019) yang bertempat disalah satu hotel di Kendari.

Peresmian ditandai dengan merilis aplikasi mobile “SN AL Kobar” yang akan memudahkan warga yang ingin mendapat jasa layanan dan konsultasi kesehatan secara online sebab diakses cukup via ponsel android.

Direktur SN AL Kobar Health Center, Saharudin Nisi saat ditemui Okesultra.com mengatakan saat ini SN AL Kobar telah didukung dengan 30 tenaga medis terdiri dari berbagi macam profesi seperti, perawat, ahli gizi, apoteker, serta bidan yang akan melayani perawatan luka, pemeriksaan kesehatan lansia, konsultasi dan pemeriksaan ibu hamil, program diet lewat catering sehat serta masalah kesehatan lainnya.

“Klinik ini akan melayani pasien langsung ke rumah, kami akan menempatkan tim-tim di 11 kecamatan se-Kota Kendari, dan jika pasien memesan jasa klinik maka akan dihubungkan dengan tim terdekat dari tempat tinggalnya, selain itu para perawat juga yang bertugas juga merupakan tenaga handal dan sesuai profesional dibidangnya,” jelas Saharudin.

Sementara itu, Ketua PPNI Sultra, Herianto mengatakan klinik ini selain memudahkan pasien, SN AL Kobar juga memberi peluang bagi organisasi profesi kesehatan untuk bekerja dan membaktikan diri sesuai bidanganya.

“Paramedis yang bergabung di SN AL Kobar telah bisa membuka praktek mandiri sendiri, tanpa harus memikirkan modal dan tempat yang relevan, karena sistem sudah disediakan,” jelasnya.

Lanjut, Herianto inovasi yang dihadirkan akan membantu program dan kinerja pemerintah dalam pelayanan kesehatan, konsep pelayanan online ini diharap dapat menjadi role model dan dapat menembus cakupan secara nasional.

“Kami di PPNI telah menerapkan 1 perawat 1 desa, tapi SN AL Kobar menawarkan konsep “Perawat Online”, konsep seperti ini akan sangat membantu teman-teman tenaga medis dalam memberikan pelayanan jasa kesehatan, bahkan bila perlu konsep seperti ini, kita gaungkan secara nasional,” tutupnya.(asl)

Tulis Komentar Anda Disini