Kapolda Sultra, Brigjen Pol Iriyanto (Foto: Inet)
Kapolda Sultra, Brigjen Pol Iriyanto (Foto: Inet)

OKESULTRA.COM, KENDARI – Kapolda Sultra, Brigjen Pol Iriyanto mengeluarkan maklumat bernomor: Mak/ 01/ III/ 2018, yang ditujukan kepada seluruh Panitia Penerimaan dan orang tua atau wali peserta seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2018.

Dalam maklumat tersebut, Kapolda menegaskan kepada Panitia Penerimaan Terpadu Polri T.A 2018 Polda Sultra dilarang menambah, mengurangi, merekayasa, dan melakukan tindakan penyimpangan lain dalam melakukan pemeriksaan atau penilaian.

Sedangkan untuk, orang tua atau wali peserta penerimaan seleksi, Kapolda mengeluarkan maklumat yang berisi larangan melayani, memberi janji atau imbalan dalam bentuk uang atau apapun kepada siapapun termasuk kepada Panitia Penerimaan dengan dalih dapat meluluskan dalam seleksi.

Para orang tua/wali peserta dilarang menggunakan sponsorship atau katabelece, koneksi, dan rekomendasi dengan cara menghubungi lewat telepon atau surat dan dalam bentuk lainnya kepada panitia atau pejabat yang berwenang melalui orang tua wali dan keluarga atau pihak lai.

Dalam maklumatnya, Kapolda Sultra menegaskan, apabila ada anggota Panitia Penerimaan yang melanggar maklumatnya, ia memastikanyang bersangkutan akan mendapat sanksi kode etik maupun hukuman pidana.

Sedangkan bagi peserta, Kapolda menegaskan akan menjatuhkan sanksi pidana dan di diskualifikasi dari seleksi penerimaan Polri.

Maklumat itu, adalah upaya mewujudkan Polri yang Profesional, Moderen, dan Terpercaya (Promoter), serta unggul dan kompetitif, harus dimulai dari proses rekrutmennya.

“Pada penerimaan Anggota Polri Tahun Anggaran 2018, kami inginkan harus berjalan secara Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (Betah),” kata Kapolda, Rabu (4/4).

Untuk diketahui, dalam penerimaan anggota Polri tahun 2018 ini diselenggarakan secara terpadu mulai tanggal 26 Maret 2018 hingga 11 April 2018 untuk semua tingkatan mulai dari Tamtama, Bintara, Bintara Khusus hingga Akademi Kepolisian.

Untuk tingkatan Bintara, jumlah keseluruhan yang akan diterima mencapai 8.400 orang yang terbagi menjadi 8.000 Polisi Laki-laki dan 400 Polisi Wanita.

Laporan : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini