Kasubdit I Dit Intelkam Polda Sultra, Kompol Muhammad Fahroni (paling kiri). (Foto: asl/OKESULTRACOM).

OKESULTRA.COM, KENDARI –  Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan sejumlah strategi untuk memastikan pelaksanaan pemilu serentak 2019 di Sultra berjalan aman dan damai. Dalam strategi itu, Polda Sultra berusaha untuk mengamankan seluruh rangkaian proses dan tahapan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Konsep operasi Kepolisian Terpusat “Mantap Brata Anoa 2018” yang telah dilakukan Polda Sultra dalam rangka pengamanan pemilu tahun 2019 adalah bersifat terbuka dalam bentuk operasi yang diberikan dalam bentuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kasubdit I Dit Intelkam Polda Sultra, Kompol Muhammad Fahroni saat bertindak sebagai pemateri dalam Dialog Publik Forum Koonsolidasi Demokrasi Rakyat Sultra disalah satu hotel di Kendari, Selasa (26/2/2019).

Dalam melakukan pengamanan dan penjagaan seluruh rangkaian Pemilu, pihaknya telah memetakan pola pengamanan di TPS dengan tingkat kerawanan yang berbeda-beda.

“Untuk pola pengamanan kita bagi dari TPS kurang rawan, TPS rawan dan TPS sangat rawan,” tambah Fahroni.

Lanjutnya tujuan operasi tersebut adalah terselenggarannya seluruh rangkaian kegiatan tahapan pemilu 2019 dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif, serta terjaminnya rasa aman bagi penyelenggara, peserta pemilu serta masyarakat.

“Terwujudnya situasi Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas yang kondusif, baik sebelum, pada saat dan pasca pemilu, serta menghimbau masyarakat agar menjauhi money politic, black campaign, serta negatif campaign. Kami mohon Kamtibmas dibantu pada pemilu 2019,”tuturnya.

Sementara itu, pengamat politik, Najib Husein yang juga hadir memberi masukan kepada Polda Sultra agar menjaga netralitas dan profesionalitas dalam menjaga keamanan jelang pemilu.

“Saran buat Polda Sultra agar fokus pada pengamanan saja, jangan sampai ada intervensi kepada penyelenggara atau bahkan masyarakat dengan bertanya berapa jumlah suara atau siapa yang unggul,” terang Najib.

Selain kepada Kepolisian, Najib juga berpesan agar semua pihak bersinergi dalam menyambut pemilu 2019 pada April mendatang.

“Bawaslu, KPU dan Kepolisian agar terus memberikan sosialisasi kepemiluan agar seluruh lapisan masyarakat dapat mengetahui secara menyeluruh terkait pemilu,” tutupnya.(asl)


Tulis Komentar Anda Disini