Kasat Reskrim dan Kasubag Humas Polres Baubau saat menunjukan beberapa Barang Bukti Sajam (Foto:abn/OKESULTRACOM).

OKESULTRA.COM, BAUBAU – Pasca Bentrokan yang melibatkan kelompok pemuda Tanah Abang dan kelompok pemuda Kanakea, Polres Baubau melaksanakan cipta kondisi di Lingkungan Kanakea yang dipimpin oleh Kapolres Baubau, AKBP Hadi Winarno, SIK berhasil mendapatkan puluhan senta tajam.

Kasubag Humas Polres Baubau, IPTU Suleman mengatakan, Cipta Kondisi yang dilakukan di Lingkungan Kanakea berhasil diamankan puluhan senjata tajam berupa 13 bilah Parang, 1 bilah Pisau Sangkur, 2 bilah Tombak, 1 buah senjata Panah, serta 1 buah Gergaji.

Selain itu, ditemukan pula 1 buah Pipa Besi, 2 buah Ketapel Busur, 1 buah Ketapel Kelereng, 33 buah Mata Busur, 41 bji Kelereng, 19 biji Batu Kelereng, 3 buah Tas, serta 1 ikat Karet.

Saat ini, puluhan senjata tajam yang telah didapatkan, sudah diamankan di Mapolres Baubau.

Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Ronald Arron Maramis, SIK menambahkan untuk senjata tajam yang diamankan merupakan hasil dari cipta kondisi dari tim gabungan anggota Polda Sultra, Brimob dan Polres Baubau yang langsung oleh Kapolres.

Hal ini dilakukan sebab saat itu jalur akses ke lingkungan Kanakea ditutup, kemudian dibuka kembali lalu dilakukan penyisiran dan ditemukan puluhan senjata tajam yang sudah ditinggalkan oleh para pemiliknya.

Pemilik senjata tajam tersebut tidak diketahui, sebab saat anggota gabungan melakukan operasi pasca bentrokan, pemuda lari meninggalkan senjata tajam.

Senjata tajam ditemukan disejumlah titik berbeda disepanjang tanggul Kanakea yang merupakan titik kumpul para pemuda.

“Jadi malam itu kami masuk bukan hanya ditanggul Kanakea, tetapi disemua lorong di lingkungan kanakea itu kita masuk,” katanya.

Puluhan Barang Bukti yang telah diamankan di Mapolres Baubau, nantinya akan dilakukan pemusnahan oleh Kapolres Baubau, tutup Ronald.(abn/asl)


Tulis Komentar Anda Disini