Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, SIK MPA. (Foto: Abidin/OKESULTRACOM).
Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, SIK MPA. (Foto: Abidin/OKESULTRACOM).
Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, SIK MPA. (Foto: Abidin/OKESULTRACOM).
Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, SIK MPA. (Foto: Abidin/OKESULTRACOM).

OKESULTRA.COM, BAUBAU – Terjadinya konflik warga di kelurahan Bone-Bone dan kelurahan Tarafu beberapa waktu lalu menjadi perhatian penuh oleh Kaporles Baubau dan pelaku konflik akan mendapat tindakan tegas serta akan di tembak ditempat apabila didapati membuat konflik.

Konflik di Bone-Bone Tarafu (Bobota) yang terjadi beberapa waktu lalu, kini sedang dalam diidentifikasi penyebab masalahnya, ucap Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam, SIK MPA saat dijumpai, Kamis (09/08).

“Saya juga mendapatkan informasi bahwa ada orang-rang diluar Bobota yang ikut terlibat konflik,” katanya.

Untuk mencegah itu, kini langka yang dilakukan Polres Baubau, membuat Pos Buruh Tindak di sekitaran Bobota tepatnya di Pasar Wameo. Ini difungsikan sebagai perkuatan pasukan untuk melakukan tindakan tegas terukur, “Tegas terukur itu, ya bisa juga di tembak ditempat”.

Dikatakannya, tindakan itu akan dilakukan terhadap para pelaku yang mencoba ataupun melakukan aksi-aksi yang dapat membahayakan keselamatan atau jiwa orang lain.

Pihaknya kini sudah mendatangi rumah-rumah di daerah Bobota untuk mempetakkan semua orang yang ada dirumah itu, mulai dari orangtuanya, anaknya dan tamunya serta semua yang ada disitu.

Itu dilakukan, apabila terjadi konflik, “Saya tidak usah kejar mereka, karena saya sudah tahu alamatnya serta aktivitasnya di mana dan saya bisa langsung angkut,” jelas Daniel.

Ditambahkannya, bagi pelaku yang terbukti memiliki serta menggunakan senjata tajam tanpa hak, maka akan diproses pidana dengan Undang-Undang Darurat. Ketika itu tidak terbukti, akan tetap dilakukan pendataan, apabila nantinya didapati kembali terlibat konflik maka akan diproses hukum dengan penerapan pasal yang diperberat.


Laporan: Abidin
Publisher: Andise SL

Tulis Komentar Anda Disini