Salah satu aksi spekulan BBM. Diduga, aksi terjadi di Sultra (Foto : Istimewa)
Salah satu aksi spekulan BBM. Diduga, aksi terjadi di Sultra (Foto : Istimewa)

OKESULTRA.COM, KENDARI – Pihak Pertamina melalui Sales Executive Retail Fuel Marketing Pertamina Wilayah Kerja Kendari Dimas Mulyo, mengatakan ada indikasi penyalanggunaan BBM bersubsidi jenis solar dan dijual ke perusahaan pertambangan oleh spekulan.

“Ya, ada indikasi BBM subsidi jenis solar dijual ke industri pertambangan. Tapi itu harus dibuktikan,” jelasnya kepada awak media Senin (26/3).

Dimas menyebut, ada peningkatan pasokan BBM jenis salar ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sejak perusahaan tambang mulai beroperasi.

Dia mencontohkan saat perusahaan tambang tak beroperasi di Sultra pada medio 2015, pasokan solar ke SPBU normal dan peningkatanya hanya 4-5 persen. Namun masuk tahun 2016, 2017 saat tambang mulai beraktifitas, permintaan solar ke SPBU naik drastis. Puncaknya terjadi pada pertengahan 2017 hingga 2018 ini, permintaan solar ke SPBU mengalami peningkatan hingga 50 persen lebih.

“Ditakutkan, BBM subsidi ini disalah gunakan dan dijual ke tambang oleh para mafia dan spekulan,” katanya.

Pertamina, kata dia, juga sudah mengetahui modus yang digunakan para mafia dan spekulan solar. Yaitu dengan cara merakit mobil agar bisa mendapat solar lebih banyak.

“Kami sudah dapatkan seperti itu. Dan beberapa SPBU yang terlibat kerjasama dengan spekulan sudah kami sangsi,” tambahnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada masyarakat agar sama-sama mengawasi penggunaan BBM subsidi. Jika melihat aksi spekulan agar segera melapor ke pihak berwenang.

Laporan : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini