OKESULTRA.COM, KENDARI – Peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang tak boleh sembarang menerima Sumbangan Dana Kampanye. Pemberi Sumbangan Dana Kampanye sudah diatur oleh KPU.

Ketua Divisi Hukum, KPU Kota Kendari, Sry Marlina Putri Taridala, menjelaskan, peserta Pemilu tak boleh menerima sumbangan dari beberapa sumber.

Diantaranya, lanjut Sry Marlina, peserta Pemilu tak boleh menerima sumbangan dana kampanye dari pihak asing, kemudian tidak boleh menerima sumbangan dana kampanye dari pihak yang tidak punya identitas yang jelas.

Selain itu, peserta pemilu juga tidak boleh menerima sumbangan dana kampanye dari hasil tindak pidana yang telah ditetapkan pengadilan bahwa dana tersebut adalah hasil tindak pidana korupsi.

Lebih lanjut, Sry Marlina mengatakan, peserta pemilu juga tak boleh menerima sumbangan dana kampanye dari dana Pemerintah, baik BUMN maupun BUMD dan juga tak boleh terima dana sumbangan pemerintah desa.

“Dan peserta Pemilu wajib dan mutlak melaporkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) ke KPU,” kata Sry Marlina saat Ngopi Bareng Bawaslu dan Jurnalis di salah satu Caffe di Kendari, Minggu (30/12/2018) malam.

Kata Sry, ada sanksi yang akan diterima oleh peserta pemilu jika tak menyerahkan KPSDK ke KPU sesuatu jadwal dan waktu yanh telah ditentukan.(A)


Laporan : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini