OKESULTRA.COM, KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sultra menangkap seorang pemuda asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Johan bin Ahmad (25). Nelayan asal Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Bone, Sulsel ditangkap karena memiliki ribuan detonator bom.

“Direktorat Polisi Perairan Polda Sultra menangkap tersangka di Pelabuhan Ferry Kolaka dengan barang bukti 1.519 buah detonator rakitan dan 310 buatan India,” ungkap Kapolda Sultra, Brigjen Pol Iriyanto, Selasa (4/12).

Iriyanto mengatakan, tersangka ditangkap usai tiba di Pelabuhan Kolaka oleh personel Dit Polair Polda Sultra pada 16 November 2018 lalu.

Menurut pengakuan tersangka, bahan peledak jenis detonator tersebut rencananya akan dijual kepada masyarakat nelayan di Kabupaten Kolaka dan akan digunakan untuk bom ikan.

“Atas perbuatannya, tersangka kami kenakan Pasal 1 UU Darurat 12 tahun 1951 tentang bahan peledak dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup,” imbuh Kapolda.

Kapolda mengingatkan masyarakat terutama para nelayan agar dalam beraktifitas tidak menggunakan bahan-bahan yang merusak biota laut.

“Kami harapkan masyarakat terutama nelayan dalam mencari ikan agar mengikuti ketentuan yang dibuat oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tidak lagi menggunakan bahan peledak karena merusak biota laut,” pungkasnya. (A)


Laporan: Ronal
Editor : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini