Jaffray Bittikaka (Foto: Istimewa).

OKESULTRA.COM, KENDARI – Generasi muda merupakan sumber daya potensional untuk pengembangan ekonomi kreatif, hal tersebut sangat dipahami benar oleh salah satu pengusaha muda Sultra, Jaffray Bittikaka.

Semangat tersebut yang bawa oleh pria yang akrab disapa JB dalam mewujudkan lahirnya pengusaha-pengusaha muda asal Sultra.

CEO Burawa Group ini beberapa tahun kebelakagan secara konsisten membangun wadah-wadah pengembangan baik keorganisasian, bisnis, ekonomi kreatif, maupun investasi.

Terbaru, JB menggandeng Jendela Bangsa Foundation dalam mencanangkan terobosan baru dalam akselerasi pembangunan ekonomi dan meningkatkan populasi pengusaha.

“Program 1 Desa 1 Pengusaha ini membidik kaum muda di pedesaan di seluruh wilayah Sultra,” pungkas Jaffray.

Program tersebut, lanjutnya merupakan langkah yang tak mudah, ia menyampaikan perlu ada pondasi kuat yang dibangun dari pendidikan yang berksinambungan.

“Salah satu alasannya, karena di desa tidak ada yang bisa dikerjain,” lanjutnya.

Program lokal unggulan ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk terciptanya peluang usaha dan terbukanya lapangan kerja. Sehingga tidak ada lagi kesenjangan yang tajam antara desa dan kota.

JB menambahkan, Sultra sumber daya lokal utamanya perkebunan dan hasil laut yang sangat kaya, salah satu contoh adalah jagung.

“Petani jagung seringkali hanya menjual hasil panen ke pasar untuk dijual dalam bentuk sayur mentah. Salah satu konsentrasi dari program “1 Desa 1 Pengusaha” adalah membina para kaum muda untuk mampu mengolah produk berbahan jagung yang memiliki nilai jual dan daya saing baik di tingkat lokal maupun nasional,” terangnya.

Peluang menjadi pengusaha menurutnya sangat besar, dengan menggandeng Jendela Bangsa Foundation serta mendapat dukungan semua pihak untuk menggalang semangat dan menyatukan tekad tentu realisasi program akan berjalan lancar.

“Jika program 1 Desa 1 Pengusaha ini dijalankan maka tujuan utama kita semua untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia akan terwujud, sehingga kesejahteraan merata dari desa ke kota, di seluruh wilayah Sultra,” imbuh JB.

Permodalan dalam membangun usaha tentu menjadi faktor penting, namun JB menyampaikan jauh lebih penting adalah dukungan serta semangat kaum muda yang ada di desa agar program “1 Desa 1 Pengusaha” mampu diterima dan dipahami serta didukung sehingga bisa berjalan.

“Jika masalah modal, di Senayan banyak dana untuk UMKM, dan itulah ruang pengabdian saya,” tegas Jaffray Bittikaka. (asl)


 

Tulis Komentar Anda Disini