OKESULTRA.COM, KENDARI – Aktivitas PT Tambang Mineral Maju (PT TMM) dapat dipaatikan beroperasi secara ilegal, pasalnya Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah memastikan bahwa hingga saat ini, perusahaan yang beroperasi di Desa Mosiku dan Lelewawo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara ini belum mengantongi dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB).

Kepala Bidang (Kabid) Minerba Dinas ESDM Provinsi Sultra, Yusmin mengungkapkan, bahwa pihaknya belum pernah menandatangani dokumen RKAB PT. TMM, jadi kalau perusahaan tersebut melakukan sejumlah aktivitas tanpa disertai dokumen RKAB, maka hal tersebut jelas sebuah pelanggaran.

“Tidak boleh ada aktivitas yang dilakukan (perusahaan) sebelum ada RKAB, dan aturannya sangat jelas,” ujar Yusmin, Kamis(1/8/2019).

Terkait dokumen milik PT. TMM, lanjutnya, pihaknya belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut, tapi bisa dipastikan bahwa perusahaan tersebut belum memiliki RKAB.

“Saya belum melakukan pemeriksaan secara detail, karena disiti terdapat dua persoalan, ada yg masih aktif dan ada yang sudah dicabut izinnya berdasarkan keputusan bupati tahun 2014, tapi saya bisa pastikan bahwa PT. TMM belum mengantongi RKAB,” tegasnya.

Sementara Kasi Pemetaan dan Pemberian IUP Mineral Logam dan Batubara, Dinas ESDM Sultra, Nining Rahmatia menyatalan hal yang sama bahwa PT. TMM belum memiliki RKAB dan pihaknya tidak mengetahui sama sekali jika PT. TMM sudah melakukan aktivitas.

“Jadi kalau belum memiliki RKAB, belum melalukan aktivitas apapu, karena mereka harus melapor dulu ke ESDM sebelumnya rencana aktivitas pertambangan mereka,” terangnya.

Penulis: Iwan

Tulis Komentar Anda Disini