Kepala Basarnas dan Unsur Kominda meresmikan kantor SAR Kendari (Foto:Fajar/Okesultra.com)
Kepala Basarnas dan Unsur Kominda meresmikan kantor SAR Kendari (Foto:Fajar/Okesultra.com)

OKESULTRA.COM, KENDARI – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI M. Syaugi meresmikan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari.

Peresmian Kantor SAR Kendari yang baru ini laksanakan pada Selasa pagi (28/3). Peresmian dibuka dengan sajian tarian adat, Tari Lariangi.

Kabasarnas Marsekal Madya M. Syaugi dalam sambutannya mengatakan, Kantor SAR Kendari harus dapat dimanfaatkan secara baik untuk melayani masyarakat

“Dengan adanya gedung baru ini kami harapkan dapat membatu dan memepercepat response time pada saat ada laporan masyarakat yang masuk,” ucap Syaugi.

“Personel harus memilikik kesdispilnan, yang tinggi, harus dimanfaatkan untuk masyarakat sesuai dengan UU Nomor 29 tahun 2014, salah satu tugas Basarnas adalah pelayanan SAR, baik dalam penerbangan, pelayaran, bencana tanggap darurat dan bencana yang membahayakan manusia,” imbuh Syaugi.

Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi berharap dengan peresmian kantor SAR Kendari yang baru ini dapat meningkatkan kinerja, kompetensi, dan profesionalisme anggota SAR Kendari.

“Selamat atas peresmian kantor ini, semoga dapat meningkatkan kinerja, kompetensi dan profesionalisme semua personel SAR Kendari,” ucap Teguh.

Selain dihadiri oleh para Pejabat Eselon I Basarnas, peresmian ini juga dihadiri oleh Pj. Gubernur Sultra Teguh Setyabudi, Ketua DPRD Provinsi Sultra Abdul Rahman Saleh, dan seluruh pejabat Forkompimda Sultra lainnya.

Untuk diketahui, Kantor SAR Kendari merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dimiliki oleh Basarnas bertipe B. Kantor SAR Kendari memiliki 30 orang rescuer berkualifikasi khusus. Total terdapat 38 UPT dan 77 Pos SAR di seluruh wilayah Indonesia.

Kantor SAR Kendari memiliki wilayah kerja yang cukup luas. Kantor SAR Kendari memiliki cakupan kerja dan tanggung jawab di tiga provinsi yakni Sultra, sebagian wilayah Sulteng, serta sebagian wilayah Sulsel.

Laporan: Fajar

Tulis Komentar Anda Disini