OKESULTRA.COM, BAUBAU – Rektor Universitas Muhammadiyah Buton (UMB), Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) dituntut mundur dari jabatannya oleh kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan diri Gerakan Mahasiswa Pemikir Kiri (GMPK).

Dalam aksinya hari ini, Kamis (13/9/2018) GMPK menuntut Suriadi selaku Rektor UMB mundur dari jabatannya karena sudah dua tahun terakhir ia menyandang status tersangka dalam kasus penggelapan dana kampus dan dana umroh.

Awalnya aksi tersebut berlangsung lancar dengan orasi yang di gencarkan namun kemudian berakhir ricuh, karena pihak kampus merasa terganggu, dan sejumlah orang dari pihak kampus keluar untuk meminta menghentikan aksi tersebut.

Karena aksi tersebut tetap berlangsung, terjadilah kericuhan antara pengunjuk rasa dan pihak kampus yang saling adu jotos.

Beruntung aksi tersebut segera dilerai oleh pihak kepolisian yang melakukan pengamanan. Dan polisi akhirnya membubarkan unjuk rasa tersebut.

“Aksi unjuk rasa mahasiswa bukan ini saja terjadi. Aksi seperti ini sudah berkali-kali kita lakukan untuk menuntut agar Rektor UMB mengundurkan diri,” kata salah satu pengunjuk rasa, Fando usai berorasi.

Sampai berita ini diturunkan, pihak kampus UMB masih enggan untuk dimintai keterangan soal aksi mahasiswa tersebut.


Laporan: Ronal

Tulis Komentar Anda Disini