OKESULTRA.COM, KENDARI – Masalah Ijin Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang terus saja terjadi tanpa adanya penyelesaian menjadi perhatian utama dari Komisi III DPRD Kota Kendari, pasalnya terdapat pelaku usaha yang sering bandel dan tidak mau memenuhi kepemilikan IPAL.

Menanggapi permasalahan IPAL tersebut, Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pelaku usaha yang tidak memiliki IPAL dan berpotensi melakukan pencemaran lingkungan diantaranya pihak Hotel Horison, Wuling Motors Kendari, Kimia Farma dan OPD lingkup Pemerintah Kota Kendari.

Pimpinan RDP, Rajab Jinik mengungkapkan, Kesehatan itu sangat penting, jadi masalah limbah ini perlu jadi perhatian utama, terutama limbah yang dihasilkan oleh Rumah Sakit dan perhotelan.

“Masalah IPAL ini selalu saja berulang-ulang terjadi, jadi bagi pihak pengusaha yang tetap saja bandel, akan kami tindak tegas dan akan kami desak pihak pemerintah untuk mencabut izin usahanya,” ungkapnya, Senin (21/10/2019).

Apapun yang terjadi, lanjutnya, Komisi III DPRD Kota Kendari akan bertindak tegas kepada oknum-oknum pengusaha yang masih tetap bandel, maupun oknum dari Pemerintah Kota (Pemkot) yang tidak mau mencabut ijin usahanya.

“Tidak perduli siapa pun yang menjadi aktor dibelakang para pengusaha ini, kami Komisi III akan menindak tegas pengusaha yang masih saja bandel,” tegasnya.

Setelah mendengar pendapat dari setiap pihak terkait, Komisi III DPRD Kota Kendari akan melakukan investigasi mendalam bersama pihak DLHK Kendari dan mengusulkan kepada Ketua DPRD Kota Kendari agar melakukan sidak terkait IPAL pengusaha-pengusaha bandel tersebut.

Laporan: Iwan

Tulis Komentar Anda Disini