Pelaku penikaman yang diamankan oleh personel Polsek Poasia (foto: Onno/ Okesultra.com)
Pelaku penikaman yang diamankan oleh personel Polsek Poasia (foto: Onno/ Okesultra.com)

OKESULTRA.COM, KENDARI – Seorang wanita berinisial NA (18) menjadi korban penikaman oleh pacarnya sendiri berinsial AS (22). Panganiayaan itu terjadi di Jalan Rambutan, Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

NA dianiaya lataran memutuskan hubungan asmaranya dengan AS. Sang pacar tidak terima lalu menganiaya pacarnya hingga pingsan.

Tak terima diperlakukan seperti itu, NA langsung melaporkan AS ke Polsek Poasia, Senin (10/9/2018) sore tadi.

Kapolsek Polsek Poasia Kompol Arfah mengatakan, keduanya ini menjalin hubungan asmara sebagai sepasang kekasih. Namun, wanita ini memutuskan hubungan tersebut. Tetapi si pria tidak terima, sehingga menganiaya wanita tersebut. Bahkan si pria nekad menikam pacarnya sebanyak empat kali dengan menggunakan pisau.

“Minggu (9/9) kemarin, pelaku mendatangi rumah kontrakan korban di Jalan Lumba-lumba, Lalolara. Kedatangan pelaku untuk bertandang, namun korban tidak membukakan pintu kamar sehingga pelaku AS pulang ke kamar kosnya di Jalan Rambutan,” terang Arfah.

Kemudian, Senin (10/9/2018), sekitar pukul 12.00 Wita, pelaku mendatangi kontrakan korban untuk mengambil ponsel milik korban NA yang dikuasai oleh pelaku sembari mengucapkan salam perpisahan sebagai kata putus. Lalu terjadi pertengkaran mulut antara korban dan pelaku.

“Pelaku tak bisa menahan amarahnya, lalu menikam pacarnya NA  pada bagian punggung belakang sebanyak empat tusukan hingga terluka,” bebernya.

Penganiayaan tersebut, membuat perempuan pingsan, untungnya warga sekitar yang ada ditempat langsung mengevaluasi korban dan membawa kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Setelah pelaku melakukan aksinya lalu melarikan diri menuju kearah Polda Sultra, anggota Polsek Poasia langsung menjemputnya,” ucanya.

Kasus ini dalam tahap penyidikan, pelaku disangkakan pasal 351 KUHP ancaman hukuman tujuh tahun penjara.


Penulis: Onno

Editor: Ronal

Tulis Komentar Anda Disini