Anggota DPRD Kota Kendari, La Ode Ali Akbar meninjau langsung lokasi rawab banjir di Perdos UHO (Foto : Dokumen Pribadi)
Anggota DPRD Kota Kendari, La Ode Ali Akbar meninjau langsung lokasi rawan banjir di Perdos UHO (Foto : Dokumen Pribadi)

OKESULTRA.COM, KENDARI – Anggota DPRD Kota Kendari, Dapil Kambu-Baruga, La Ode Ali Akbar merespon cepat apa yang dilakukan warga Perumahan Dosen (Perdos) UHO, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari yang mengumpulkan dana secara swadaya untuk mengatasi banjir.

Ia mengatakan, tidak ada alasan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk tidak menganggarkan dan memprioritaskan warga Perdos untuk mengatasi banjir yang sudah bertahun-tahun dialami warga.

“Tidak ada alasan bagi Pemkot. Ini harus dianggarkan secepatnya,” kaya dia saat dihubungi Okesultra.com, Sabtu (24/3).

Ali Akbar menjelaskan, setelah mendapat informasi dari warga, diri ya langsung terjun ke lokasi untuk mengecek keadaan di Perdos. Kemudian dirinya memanggil pihak Dinas PU Kota Kendari untuk merespon cepat apa yang dilakukan warga.

Solusi yang diberikan, kata dia, tahun ini melalui anggaran perubahan akan dianggarkan sementara untuk membuat badan sungai agar air tak meluap ketika hujan.

“Karena anggaran Pemkot terbatas, tahun ini dianggarkan hanya untuk pembentukan tulud atau badan sungai,” katanya.

Namun, anggota DPRD yang akrab di sapa Iwan Kambara ini menegaskan bahwa warga Perdos menjadi prioritas Pemkot dan DPRD pada APBD 2019.

“Nanti pada APBD 2019 baru kita akan anggarkan secara keseluruhan. Ya meski anggaran terbatas, saya sudah tekankan PU agar Perdos di prioritaskan,” tambahnya.

Anggota DPRD dari Gerindra ini juga mengatakan, untuk apa yang dikeluhkan warga Perdos memang perlu penangan serius dan khusus. Sebab, kata dia, setelah mengecek secara langsung ke lokasi bersama PU Kota Kendari, aliran sungai yang ada di Perdos harus dicarikan muaranya.

“Sudah saya cek, memang harus ada muaranya. Dan sudah kami urai bahwa harus membuat saluran baru untuk sampai ke muaranya. Dan setelah dihitung anggarannya cukup besar,” tambahnya.

Meski anggaran cukup besar, kata dia, Perdos tetap menjadi prioritas, sebab di Perdos ada akses dan fasilitas pendidikan, yaitu Pesantren Hidayatullah.

Laporan : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini