Pemuda-pemudi DPK KNPI se-kecamatan Mataoleo, kabupaten Bombana. (Foto: Istimewa).
Pemuda-pemudi DPK KNPI se-kecamatan Mataoleo, kabupaten Bombana. (Foto: Istimewa).

OKESULTRA.COM, RUMBIA – Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kecamatan Mataoleo, kabupaten Bombana telah memiliki nahkoda baru.

Bertempat di aula kantor desa Lora musyawarah KNPI kecamatan Mataoleo digelar, puluhan pemuda kader KNPI se-Mataoleo turut hadir, selain itu turut dihadiri tokoh masyarakat dan unsur pemerintah. Musyawarah tersebut dibuka oleh kepala desa Lora dan mencuatkan nama Justang sebagai ketua DPK KNPI Mataoleo baru dan terpilih secara aklamasi.

Musyawarah yang dikemas sederhana tersebut mengambil tema “Pemuda dan Harapan Daerah”, dan beberapa keputusan dan rekomendasi dicapai yang dinilai memiliki relevansi dengan kebutuhan daerah dicapai.

Wakil ketua DPD KNPI Bombana yang ditunjuk sebagai caretaker ketua DPK KNPI Mataoleo, Syahral dalam sambutanya menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan musyawarah kecamatan merupakan forum pengambilan kebijakan dan keputusan tertinggi organisasi ditingkat kecamatan.

“Diharapkan kepada seluruh pemuda Mataoleo dapat merumuskan kebijakan organisasi yang lebih baik dengan mendasarkan pada kebutuhan organisasi dan harapan pemerintah daerah dan masyarakat, menjaga marwah organisasi serta menumbuhkan semangat persaudaraan dan kaderisasi dikalangan para pemuda Mataoleo,” katanya dalam rilis yang diterima Okesultracom, Minggu (07/10/18).

Ia menambahkan, terbentuknya kembali DPK KNPI via forum musyawarah dapat menumbuhkan spirit baru kepada seluruh pemuda Mataoleo untuk tetap eksis menjadi garda terdepan dalam mendorong pembangunan daerah.

Ditempat yang sama sekretaris KNPI kabupaten Bombana Agustamin Saleko, menghimbau kepada seluruh pemuda se-kecamatan Mataoleo, untuk tetap bersinergis dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dalam merumuskan dan menjalankan organisasi kepemudaan yang awalanya merupakan gabungan dari kelompok Cipayung ini.

“Saya berharap agar DPK KNPI Mataoleo tetap solid, komitmen dan tidak terpecah belah, apalagi yang kita ketahui baik dipusat, provinsi maupun kabupaten terjadi dualisme kepemimpinan, dan KNPI yang sebenarnya adalah turunan dari KNPI yang melaksanakan musyawarah ini.” tungkas Agustamin.


Laporan: Andise SL

Tulis Komentar Anda Disini