Tiga ASN Pemkab Konawe Jadi Tersangka Korupsi Dana Satpol PP

38
Komferensi pers penetapan tersangka kasus korupsi dana Satpol PP Konawe (foto: Ronal/Okesultra.com)

OKESULTRA.COM, KENDARI – Tiga orang aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Konawe terpaksa meringkuk di balik jeruji besi Rutan Polda Sultra. Mereka adalah Irwansyah, mantan Kabid Perda dan Perundang-undangan Satpol PP dan Linmas Kabupaten Konawe, Muhammad Faisal Hadi, mantan Bendahara Rutin Satpol PP dan Linmas Kabupaten Konawe 2014, serta Marzuki, mantan Bendahara Rutin Satpol PP dan Linmas Kabupaten Konawe 2015.

Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan dana rutin, korupsi pembayaran anggaran pengamanan aksi demonstrasi, serta pembayaran uang makan dan minum pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Konawe.

“Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Polda Sultra,” ucap Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Agus Sugiarsa saat jumpa wartawan pada Senin (6/8).

“Berdasarkan hasil audit, kerugian negara yang ditimbulkan akibat tindakan ketiga tersangka sebesar Rp 556.800.400. Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus yang menjerat mantan Kasatpol PP Kabupaten Konawe yang saat ini sedang berproses di pengadilan,” ungkap Agus.

Para tersangka diduga telah melanggar Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Kami serius menangani kasus-kasus korupsi. Kami himbau kepada masyarakat luas agar anggaran negara dipergunakan dan dimanfaatkan dengan sebenar-benarnya untuk kemakmuran rakyat,” pungkasnya.


Laporan: Ronal Fajar