OKESULTRA.COM, KENDARI – Tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra saling singgung keberhasilan saat masih menjadi kepala daerah di eranya masing-masing.

Saling singgung keberhasilan itu dilakulan pada saat Debat Publik Pilkada Sultra putaran pertama yang digelar pada Kamis (5/4) malam di Grand Clarion Hotel Kendari.

Dalam sesi tanya jawab antar sesama Cagub, Rusda Mahmud menyinggung Hugua saat menjabat Bupati Wakatobi, soal anggaran yang digunakan untuk mempromosikan Wakatobi sangat tinggi, sedangkan pemasukan ke daerah justru kecil.

“Saya punya catatanya, anggaran untuk promosi yang bapak gunakan itu lebih besar dari pendapatan,” singgung Rusda.

“Memang benar, anggaran promosinya besar. Tapi lihat sekarang, Wakatobi dikenal hingha taraf internasional dan masuk 10 destinasi Wisata Top Dunia,” jawab Hugua.

Kemudian, Rusda juga sempat menanyakan apa keberhasilan Ali Mazi dan Lukman apa prestasi saat menjadi Gubernur Sultra dan Bupati Konawe.

“Prestasi apa yang bapak raih saat menjadi Gubernur Sultra,” tanya Rusda.

“Saya membangun Bandara, dan infrastruktur jalan menuju bandara dan sekarang menjadi bandara internasional yang menjadi urat nadi perekonomian. Terus ada Tugu MTQ yang saat ini menjadi Ikon Ibu Kota,” jawab Ali Mazi.

“Bandara itukan dibangun melalui uang APBN,” sanggah Rusda.

“Jangan salah. Itu bedanya mantan Bupati dan Gubernur. Itu Bandara internasional satu-satunya yang dibangun lewat APBD,” tambah Ali Mazi.

Sementara Lukman menjawab bahwa prestasi dan keberhasilanya di Konawe adalah menjadikan Konawe sebagai Kabupaten sentral pengahasil beras terbesar.

Kemudian, Hugua sempat menanyakan ke Rusda Mahmud mengenai penanganan PDAM yang airnya sering ‘sakit-sakit’.

“Kita harus kelola pemerintahan ini seperti sebuah perencanaan, planingnya harus sudah jelas, hasilnya juga sudah harua di fikirkan. Seperti halnya Kolaka Utara, PDAM disana lancar tanpa kendala,” jawab Rusda.

Laporan : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini