OKESULTRA.COM, KENDARI – Dosen- dosen lingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) kembali diberi penyegaran terkait tutorial keterampilan mengajar.

Hal ini merupakan bentuk keterbukaan FEBI UMK dalam menyikapi perubahan era menjadi digital sehingga menuntut tenaga pendidik mampu mengembangkan pola pengajaran kreatif dan inovatif bagi mahasiswa.

Penyegaran keterampilan mengajar bagi dosen FEBI UMK mengangkat tajuk “Menjembatani Kesenjangan Komunikasi antar Generasi” ini digelar disalah satu hotel di Kendari, Sabtu (22/12/2018).

Pendiri dan Direktur Growing Project, Novita Sutopo yang menjadi narasumber mengungkapkan dosen dan mahasiswa sedianya saling berkolaborasi dalam penggunaan perangkat digital maupun non digital dalam proses permbelajaran.

“Rulesnya untuk menjembatani para pengajar, masuk didalam sistem pengajaran digital, dibanding harus melawan era digital, kita mempelajari ekosistemmnya dan beradaptasi dan kunci dari ini semua adalah problem solving. Jika dosen memilih menjadi sumber informasi bisa jadi itu susah, dosen harus menjadi mediator dan fasilitator,” beber Novita.

Selanjutnya, ia menekankan pentingnya menfasilitasi peserta didik serta menuntut tenaga pendidik menciptakan suasana menyenangkan sehingga tak ada sekat yang dirasakan peserta didiknya.

“Diera ini suka tidak suka kita sudah didalamnya, jadi kita harus paham cara kerjannya, mengajarkan kepada anak-anak, menjadi konsultan, teman berbagi cerita bahkan menjadi sahabat sehingga tidak ada gapnya gitu,” jelasnya.

Novita pun menginginkan institusi pendidikan dapat mengelola materi secara lebih efisien dan dapat lebih fokus terhadap proses berlajar dengan metode praktik, serta menginspirasi minat dan kemampuan berpikir kritis melalui kelas interaktif.

“Kemampuan dosen memberi praktik-praktik juga menentukan, tentunya untuk bisa praktik harus kolaborasi sehingga datanya dapat digunakan sebagai bahan penelitian dari komunitas, UMKM, bahkan pemerintahan”.

Terakhir, ia berharap UMK membuka peluang bagi profesional, komunitas, praktisi untuk bisa berkolaborasi dengan mahasiswa dan akademisi, agar minat dan bakat mahasiswa bisa berkembang.(A)


Laporan : Andise
Editor : Wiwid Abid Abadi

Tulis Komentar Anda Disini