Tuntut Kadesnya Mundur, Warga Desa Wakoila Mubar Demo
Aksi demonstrasi masyarakat Desa Wakoila menuntut Kepala Desa untuk di copot dari jabatannya (Foto: Jhabar/OKESULTRACOM)

OKESULTRA.COM, LAWORO – Masyarakat Desa Wakoila, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat (Mubar) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi meminta Bupati Mubar untuk segera mencopot Kepala Desa Wakoila.

Masyarakat Desa Wakoila, La Cini mengatakan, kami sudah melakukan aksi demontrasi di kantor Bupati Muna Barat sebanyak 2 kali untuk mencopot jabatan AH sebagai Kepala Desa karena kami duga kuat melakukan tindak pidana korupsi terhadap Alokasi Dana Desa (ADD) dan penyalahgunaan wewenang sejak tahun 2015-2018.

Dikatakannya, namun sampai saat ini Bupati tidak melakukan apa-apa padahal kami menunjukan semua bukti-bukti yang ada. Salah satunya pekerjaan pengadaan sarana lapangan sepak bola desa dengan anggaran Rp. 351 juta.

“Tanah salah satu warga di kena lokasi lapangan, tetapi belum di bayarkan ganti ruginya sementara dalam RAB lapangan tersebut nilai ganti rugi 35 juta,” tegas La Cini saat ditemui awak Okesultra.com, Kamis (13/9/2018)

Bukan hanya itu, renovasi mesjid desa di anggarkan tahun 2017 melalui ADD namun hingga saat ini masih sebatas pondasi dan masih banyak lagi program pembangunan pemerintah desa tidak ada yang tuntas.

La Cini menambahkan, sekarang kami masyarakat bersatu untuk menahan semua program pemerintah desa karena terlalu banyak indikasi korupsinya.

“Tidak masuk akal, kekayaan seorang kepala desa mencapai miliaran rupiah. Ada mobil dump truck 3 unit, mobil avanza 1 unit, rumah permanen 2 unit dan beberapa lokasi tanah milik atas nama kepala desa wakoila,” ungkapnya.

Seharusnya inspektorat Muna Barat peka melihat fenomena seperti ini. Yang paling parah, di desa kami ini tercipta dinasti kekuasaan. Hampir semua jabatan struktur pemerintah desa dijabat keluarga kepala desa.

Kepala BPD dijabat oleh istri kepala desa, bendahara desa dijabat anak keponakan istri kepala desa yang tinggal serumah dengan kepala desa.

“Kalau sudah seperti ini, pembahasan APBD-Des selesai di meja makan,” tutupnya dengan nada kesal.


Laporan: Jhabar
Editor: Aroel

Tulis Komentar Anda Disini